Purbalingga, 7 Oktober 2026 — Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa 2026 SMA IT Madani Purbalingga kembali berlanjut pada hari ketiga. Kegiatan kali ini diisi dengan praktik mengajar peserta didik SMA ke tingkat SMP, evaluasi hasil praktik mengajar, serta penyampaian petunjuk teknis (juknis) perlombaan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Bulan Bahasa 2026.
Pada sesi praktik mengajar, peserta didik SMA IT Madani Purbalingga berkesempatan untuk mengajar secara langsung peserta didik di SMP IT Madani Tunjungmuli. Praktik tersebut menjadi tindak lanjut dari latihan dan persiapan yang telah dilakukan bersama guru pengampu pada kegiatan sebelumnya.
Peserta didik mengajar dalam beberapa bidang bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, dan Bahasa Arab. Melalui kegiatan ini, peserta didik mendapatkan pengalaman nyata dalam mempersiapkan dan menyampaikan materi, menggunakan bahasa secara tepat, membangun komunikasi, serta menciptakan interaksi pembelajaran dengan peserta didik SMP.
Kegiatan praktik mengajar tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan materi, tetapi juga menjadi proses belajar bagi peserta didik SMA dalam mengelola pembelajaran. Mereka belajar bagaimana membuka pembelajaran, menyampaikan materi secara runtut, memberikan pertanyaan, merespons peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
Setelah praktik mengajar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi hasil praktik mengajar. Peserta didik mendapatkan masukan dan arahan mengenai pelaksanaan pembelajaran yang telah dilakukan. Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk membantu peserta didik mengetahui hal-hal yang sudah baik maupun aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum melaksanakan kegiatan berikutnya.
Selain praktik mengajar dan evaluasi, peserta didik juga mendapatkan penyampaian serta penjelasan petunjuk teknis (juknis) perlombaan. Juknis disampaikan agar seluruh peserta memahami ketentuan lomba, mekanisme pelaksanaan, aturan yang harus diperhatikan, serta hal-hal yang perlu dipersiapkan.
Peserta didik kemudian mulai melakukan persiapan peserta dan perlengkapan lomba. Persiapan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing jenis perlombaan sehingga setiap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lebih siap dan terarah.
Rangkaian kegiatan hari ketiga ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Bulan Bahasa 2026. Peserta didik tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam bidang bahasa melalui praktik mengajar, tetapi juga belajar mengenai tanggung jawab, kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan kesiapan menghadapi sebuah kompetisi.
Melalui kegiatan tersebut, Bulan Bahasa 2026 diharapkan dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk berani tampil, berkomunikasi, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. Pengalaman praktik mengajar dan persiapan perlombaan juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dari pengalaman nyata serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan.
