Tunjungmuli, 5 Oktober 2026 — SMA IT Madani Purbalingga resmi mengawali rangkaian kegiatan Bulan Bahasa 2026 pada Senin (5/10). Kegiatan pembukaan ini menjadi momentum untuk membangun suasana literasi sekaligus meningkatkan minat dan ketertarikan peserta didik terhadap kegiatan membaca, menulis, serta berbagai aktivitas kebahasaan.
Pada hari pertama, peserta didik mengikuti kegiatan membaca buku selama 30 menit. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya membiasakan peserta didik untuk meluangkan waktu membaca dan memperluas wawasan melalui berbagai bahan bacaan. Peserta didik tampak mengikuti kegiatan dengan tertib dan memilih bacaan sesuai dengan ketertarikan masing-masing.
Setelah kegiatan membaca, peserta didik melanjutkan dengan membuat sinopsis atau rangkuman bacaan pada kertas HVS. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, serta menyampaikan kembali gagasan yang diperoleh menggunakan bahasa mereka sendiri.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca dan menulis, pembukaan Bulan Bahasa juga diisi dengan games edukatif “Rangkai Huruf”. Permainan tersebut memberikan suasana yang lebih menyenangkan sekaligus melatih ketelitian, kreativitas, kemampuan berpikir, dan kerja sama peserta didik.
Kegiatan hari pertama berlangsung dalam suasana yang aktif, edukatif, dan menggembirakan. Peserta didik tidak hanya mendapatkan pengalaman literasi, tetapi juga diajak menikmati kegiatan bahasa melalui aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.
Melalui rangkaian Bulan Bahasa 2026, SMA IT Madani Purbalingga berharap budaya literasi semakin tumbuh di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk lebih gemar membaca, mampu menuangkan gagasan dalam tulisan, serta berani mengembangkan kreativitas melalui bahasa dan karya.
Dengan semangat “Terangi Kata, Nyalakan Karya”, Bulan Bahasa 2026 diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar, berekspresi, dan menghasilkan karya-karya positif yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekolah.
